Rabu, 27 Maret 2013

indah baru

Gugur indah dalam nyata sungguh Kala cahay tak dapat kurengkuh Namun dapatkah kaki berlalu ? Setelah sejarah hitam langkahku Memang tak bisa kembali Sebatas berbenah memperbaiki Dalam langkah semangat sanubari Aku harus bisa berlari Deru gemuruh badai kobar semangat menggelegar nyata ada dalm benak sadar Kembali menguatkan sandi dan urat nadi Untuk tetap berdetak melangkah berpijak dalam setiap tapak dan jejak Merangkai mengurai mimpi asa dalam jejak harap Setelah setangkai semangat ku genggam erat ‘ Dalam lembaran baru langkah Yang mengharap ribuan indah Anugerah

Minggu, 24 Maret 2013

sepatah kata untuknya

Percakapan kita semalam menghentakku dalam sekelinjang debar Tentang alur gelora dan awan asmara yang selama ini menguar Dalam detakku, detakmu; dalam sebuah relung yang tak mungkin tersiar Karna relung itu hanya mampu menikam dalam geletar dan denyar Tanpa sanggupku, sanggupmu menyusunnya dalam alur terhampar Namun, semalam, mengapa kau ingat lagi gelora itu? Kala aroma wangi Adam lain tengah meracuniku dalam semu? Namun, semalam, mengapa kau ingat lagi asmara itu? Kala desah tutur bidadara lain tengah membunuhku dalam debu? Ah, benarkah kau cinta padaku? Cinta yang ketika kau merangkak ke barat, menyeretmu tuk berpulang Cinta yang ketika kau berjalan ke timur, menghentakmu tuk berpaling Cinta yang ketika kau berlari ke utara-selatan, mengembalikan dirimu tuk berdesing Berpulang, berpaling, dan berdesing padaku Satu-satunya bidadari hatimu Yang tak ingin diakuimu, karena dimensi sang waktu

Senin, 31 Desember 2012

SEPATAH KATAKU UNTAIAN SENYUMMU

Bisik jiwa tlah terputus dalam satu hembusan nafas Janji suci tlah kau ingkari tuk bersama Dalam tawa dan duka Yakinlah selalu … sobat Bawa segala luka yang menyobek hatimu Adalah pisau yang mengalir di setiap tetes darahku Kesedihan yang nampak di raut mukamu Adalah kepedihan terdalamku Ketidakramahan dirimu adalah penyobek hatiku Taukah kau sobat? Bahwa secercah tawa yang dulu slalu menghiasi wajahmu Kini tlah pudar dan bukan lagi Kebanggaan dalam tali hati antara kau dan aku Kini kau telah melepas jemari itu Padahal aku rapuh tanpa tangan itu Aku ingin kau selalu menjaga dan melindungiku Sobat … Sebuah tamparan yang selalu kudapat bila kusalah Sebuah bimbingan yang selalu merangkulku bila kulemah Kini tak akan pernah kudapati lagi Kemana aku harus mencari itu semua? Kau pergi tanpa mengucap sepatah kata pun Kau telah memutus persahabatan itu Persahabatan yang suci Kini tlah kau nodai dengan kebungkaman, kebohongan, dan kebosanan Semuanya penuh kepura-puraan Kau jadikan persahabatan Sebagai tempat berlabuh Tuk mencari pengalaman kehidupan Kenapa kau lakukan ini? Ku diam dalam kebungkaman yang penuh kesakitan Sedangkan dirimu tertawa penuh keriangan Lalu kini ku bertanya: Apa menurutmu seorang sahabat? And sahabat yang tulus seperti apa? Kau hanya diam tak bisa menjawab Sobat … Maafkan diri ini bila diri ini bersalah Meski kau telah pergi Bagiku kau selalu ada dalam hatiku Karena kau adalah sahabatku Dari dulu dan sampai kapan pun

SAHABAT KU DI LANGI INDAH

Gumpalan awan di langit biru Bercerita kisah kita Saat deras hujan bagai air mata Dan cerah mentari jadi wajah kita Warna pelangi di langit biru Hanya jadi saksi bisu Saksi kisah perjalananku denganmu Saat perbedaan jadi keindahan Langit pun berbahasa Dan bersenandung ria Lantunkan lagu rindu antara engkau dan aku Oh Sahabat… Langit pun berbahasa Tanda bersuka cita Sambut esok dimana kita kan slalu bersama Selamanya… Dan dengarlah, dengarlah slalu Itulah semua tentang kita, cerita bahasa langit… Read more at http://disiniyank.blogspot.com/2012/07/puisi-persahabatan.html#cW2L3Blb2lwV8yvF.99

SAHABAT BERHARGA

Aku tahu, "Tanpa sahabat, dunia ini hanyalah hutan belantara" Atau tanah kosong di mana kita bisa terjebak dalam kesunyiannya Seolah, terkubur dan terbelit dalam kegelapan Tidak ada seorangpun menginginkannya, tak ada manusia bisa menanggungnya Aku katakan, "Aku tak akan berpura-pura" Sahabat setiaku adalah sahabat sejati sesungguhnya Obat kehidupan yang tak bisa kuhabiskan Yang takkan pernah bisa mati, selamanya Dia mengatakan, "Sahabat palsu ibarat bayangan kita, Tetap dekat di terang sinar sang surya Namun pergi menghilang di teduh gulita Tapi, kau tidak demikian, wahai sahabat terbaikku Orang-orang datang dan pergi dalam hidupku tapi engkau tinggalkan jejak kakimu dalam hatiku Meski kau tak pernah cerdas dan sedikit dungu SAHABATKU, KAU sungguh BERHARGA dan LANGKA Sahabat sejatiku selalu tahu kebenaran Pun semua rasa sakit yang ada di diriku Meski ku selalu berbohong pada orang lain Di manapun, dan kapanpun itu Untuk semua sahabat terbaik sejatiku Ketika setiap orang mendengar apa yang kukatakan Kala sahabat biasa mendengarkan apa yang kubilang Hanya engkau, yang mendengarkan apa yang tak kuucapkan Sahabat sejati adalah saudara kembarku Yang Mungkin Tuhan lupa memberikannya padaku SAHABAT SEJATIKU, KAU sungguh BERHARGA dan LANGKA

Kamis, 27 Desember 2012

aku tongsampahmu

Dan jika berkata, berkatalah kepada aku tentang kebenaran persahabatan?..Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi. Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih. Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. Karena kau menghampirinya saat hati lapa dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian. Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya, kau tiada takut membisikkan kata tidak di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata ya. Dan bilamana ia diam, hatimu tiada kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya; karena tanpa ungkapan kata, dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh, pun tiada terkirakan. Di kala berpisah dengan sahabat, janganlah berduka cita; Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya, mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran. Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan. Karena kasih yang masih menyisakan pamrih, di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan. Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu. Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal pula musim pasangmu. Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya, Untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu? Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu! Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu. Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan. Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.

sahabat sadarlah

tahukah kau sobat Bahwa segala luka yang menyobek hatimu Dapat juga ku rasakan dan menusuk jiwaku Bahwa darah yang menetes dari luka itu Seiring air mata yang mengalir di pipiku Sadarkah kau sobat??? Bahwa kepedihan yang selalu tampak di wajahmu Adalah mmpi terburuk yang membebaniku Bahwa sikap dinginmu untukku Adalah pedang yang terus menghujam dadaku Dulu secercah tawamu yang indah Selalu menggelitik jiwaku untuk tersenyum Tapi kini semua tlah berubah Dan bukan lagi kebahagiaan yang mamapu kau berikan padaku Karena sahabat… Kau khianati aq dan kau cemari ikatan kita Kau dengan mudah melepas jemariku Padahal kau melihat aku Rapuh tanpa kau di sampingku Aku ingin kau jadi sahabat seumur hidupku Tapi sebuah sungutan yg selalu ku dapat Bila ku salah… Sebuah nasehat yang selalu membimbingku bila ku marah Takkan pernah jadi milikku Kemana aku harus mencari semua???