ya alloh muliakan sahabat2 Q pelihara lah iman dan taqwanya hiasi mereka dengan cahaya kebesaranmu wahai alloh smoga mereka dapat menjadikan GHADHAL BAHSYAR sebagai hiasannya ya alloh teguhkan hati mereka jangan engkau semaikan Keraguan dalam hatinya jangan lah engkau taburkan kegalauan dalam batinnya ya alloh berrrrrrr...
Rabu, 22 Agustus 2012
kado untuk bangsaku
Kado untuk Bangsaku!
Indonesia berduka,
bencana demi bencana silih berganti
Gempa, tsunami, longsor, gunung meletus dan aneka bencana lainnya
Ditambah lagi krisis multidimensi yang seakan datang tiada henti di segala lini
Mari kita evaluasi,
Tak perlu aneh melihat banjir yang melanda, karena pepohonan si kota besar bahkan di hutan-hutanpun tlah diekspor
demi kepentingan sekelompok manusia
Lalu, setelah semua tak ada, dimulailah program penghijauan yang entah berhasil atau tidak
Inilah realitas para oknum pelayan masyarakat
Anggota dewan sibuk memperebutkan kursi, kerjanya merekayasa anggaran
Masyarakat berkubang dalam pengangguran dan kemiskinan yang menjadi-jadi
Beberapa gubernur ditangkap KPK karena terlibat korupsi
Camat memanfaatkan kebodohan masyarakat dengan memanipulasi bantuan
Pak RW dan Pak RT pun tak mau kehabisan jatah
Maka BLT dan bantuan lainnya diupayakan memperkaya saudara dan koleganya
Beberapa artis tak mau ketinggalan eksis
Menjadi agen dalam pendidikan karakter anak bangsa
Dari mulai kasus narkoba, film mesum, hedonisme, selingkuh dan sebagainya
secara tak sadar terrekam dan diamini oleh beberapa pemuda
Wajarlah acara audisi menjadi bintang digandrungi kaula muda..
Cara tercepat kaya, terkenal dan jadi bintang
Ibu-ibu rumah tangga pun tak ingin ketinggalan
Tiada hari tanpa nonton gosip dan sinetron
Sehari tiga kali sesuai resep dokter
Dari mulai bangun tidur sampai hendak tidur lagi mungkin
Efeknya, anak kurang diperhatikan
Banyaknya tuntutan agar suami cepat kaya dan berhasil
Beberapa yang lain memilih menjadi wanita karir
bersolek saat kerja, kelelahan saat harusnya melayani suami
Bapak rumah tangga disibukkan dengan rutinitas sehari-harinya
Mengumpulkan rupiah demi rupiah dengan cara apapun
Dengan sikut, jilat atau cara yang lebih kreatif lainnya
Akhirnya, rizki yang tak halal dimakan oleh istri dan anaknya
mengalir dalam darah anaknya, akhirnya mendarah daging
Jangan terlalu menyalahkan anak jika sulit dikendalikan
Efeknya, terjadilah kenakalan remaja
Anak merasa kurang diperhatikan
ia berontak dan marah
masuk geng motor, narkoba atau seks bebas jadi alat pelampiasannya
Sikap saling percaya diantara masyarakat semakin luntur
Kesenjangan sosial nampak jelas dihadapan
sebelah kanan berdiri rumah mentereng bak istana
sebelah kiri satu rumah kumuh dan sempit dihuni tujuh anak
akhirnya perang antar kampung sulit dihindarkan
Beberapa oknum yang mengaku mahasiswa tak ingin ketinggalan peran
Maka aksi demo yang berakhir ricuh tak terelakkan.
Lengkap sudah LINGKARAN BENCANA dalam negeri ini.
Lalu, SIAPA YANG MESTI DIPERSALAHKAN?
Siapa yang mesti BERTANGGUNG JAWAB ?
Mari kita ubah pertanyaan di atas agar lebih bijaksana,
Apa yang telah KITA LAKUKAN untuk memperbaiki benang kusut masalah di negeri ini?
hanya ingin menjadi penikmat, komentator, atau malah ingiin menjadi pengubah?
Semuanya, PILIHAN hidup ANDA.
Kalaulah boleh berharap...
bangsa ini sedang sakit, jadilah anda dokternya!
Bangsa ini butuh sosok pemimpin berhati seperti Umar bin Abdul Azis, Andalah Umar selanjutnya!
Tidak sembarangan Tuhan takdirkan kita terlahir di INdonesia ini
Kitalah yang akan memperbaiki masalah ini sedikit demi sedikit,
Mulai dari diri sendiri dan SEKARANG JUGA.
Karena Andalah Pahlawan bangsa Abad ini!
Senin, 13 Agustus 2012
renungan
Adalah 'Characther Building" yang kini hilang dari identitas kita sebagai suatu bangsa..
"Human Investment" adalah penting... "Material Investment" adalah perlu...
Namun seyogianya pembangunan karakter itu pertama dan utama..
'Characther building" itu tidak semudah membalikkan telapak tangan saudara2ku..
ia butuh proses dan perlu waktu yang tak sedikit...yakni melalui proses PENDIDIKAN.
Dan kini...yang patut kita sesali dan sedihkan adalah... Mulai lunturnya bahkan hilangnya jiwa-jiwa Nasionalisme generasi2 muda bangsa ini... Mereka lupa SEJARAH...mereka lupa jasa-jasa PAHLAWAN... #Sungguh patut sebagai bahan renungan kita bersama...
Jumat, 22 Juni 2012
doaku dalam genamnya dienmu saabat
Detik waktu terasa begitu cepat
Hanya komitmen dan semangat
Ini pun terikat tanpa syarat
Tanpa kebersamaan tak slalu melekat
Aku tak tahu tapi ini begitu hangat
Ntah detik mana kita berjumpa
Ukhuwahlah yang mengikat hati kita
Ruang kecil menjadi saksi silap kata yang menguras mata
Aku senyum tersimpul karena lugumu
Jarang hari terlewati tanpa Netraku yang membesar karena sikapmu
Ini hati, slalu mengelus lembut akan ketegasanmu
Jalani waktu kini mengantarkanmu…
Anugrah untuk dien baru dalam diri
Hanya do’a yang ingin keistiqomahan setia ada dalam hati mu
Duhai sahabatku…
Melangkahlah dengan ikhlas hati
Tersenyumlah dengan kelapangan jiwa
Bersedihlah karena takut padaNya
Dan berbahagialah karena hakmu hari ini
Sahabatku…..
Bersabarlah lewat ketulusan hati
Cerialah bersama matahari…
Walau terkadang mendung menghiasi
Percayalah pelangi kan datang mengganti
Aku disini menatapmu sendu
Semoga hati tak melupakan indahnya perjuangan
Genapnya dien semangat berkobar garang
Tegaknya islam di bumi yang gersang akan kasih sayang
Selamat datang sahabat…. Diperjuangan baru
Selamat menempuh umur baru…Lembaran penuh barakah
Lembaran penuh kasih mengisi hati
19 mei 2012,
Barakallah untuk ukhti dhita nur ajizah
Tags: teruntuk sahabatku
Dari sebuah kegagalan..
aku mulai belajar dan mempelajari
arti dari sebuah pencapaian besar
dan memperbaiki semua untuk bangkit kembali.
Ku langkahkan kaki ini.
dengan penuh kepercayaan, dan..
dengan niat yang telah terpatri
"aku akan bangkit"
Meskipun lika-liku hidup
yang mempresepsikanku pada sebuah keputus asaan
meskipun batu kerikil tlah menjatuhkanku
berulang-ulang kali.." Aku akan tetap bangkit"
Bangkit dengan semangat
api yang berkobar
pada jiwa muda yang bertekat.
Melangkah pada sebuah barometer hidup
menggapai sebuah wujud misteri
cita-cita...impian..
wajah riangmu sahabat
Wajah yang riangmu
adalah pelipurku dikala susah
wajah sendumu
adalah kebahagianku dikala sedih
wahai bunga biru
harummu dan indah warnamu
mirip sahabatku
ijinkanlah aku memetikmu
sebagai hadiah istimewa
untuk teman hidupku
Wahai sahabatku
terimalah hadiahku
walaupun hanya sebuah bunga
berwarna biru
tapi keharuman dan keindahannya
adalah mencerminkan kepribadianmu
Wahai sahabatku kaulah bunga biru
indah adalah dirimu
wangi adalah harummu
dan damai selalu bersamamu
marilah kita berjalan terus berjalan
diatas dunia yang penuh penindasan
bersama kita akan hiasi dunia
dengan kedamaian
walau damai itu hanya setetes air dilautan
tapi semua yang besar adalah dari yang kecil
jadi janganlah kita putus harapan
sekecil apapun usaha kita
jangan lihat hasilnya
tapi lihatlah usahanya
Kamis, 24 Mei 2012
sahabat peterpan
Suatu hari nanti aku ingin seperti bintang
Berada ditempat yang paling tinggi
Bersinar dengan cahaya yang paling indah
Bertaburan meramaukan sepinya langit
Gemerlapnya seakan tak pernah henti
Mendamaikan hati yang gundah
Menyatukan hati yang tlah patah
Menerangi hati yang telah padam
to tanti fitri yanti
Wahai sahabatku...
Kau temanku dari kecil hingga kita sebesar ini.
Kau bagaikan peri kecil yang selalu menemaniku.
Sahabatku betapa berharganya dirimu bagiku.
Kau mendengar setiap curhatan dariku.
Saat aku sedih kau beri solusi terbaik buatku.
Saat aku senang kau juga ikut senang
Sahabat ku harap kita kan selalu bersama dalam suka dan duka.
Kau sangat berharga bagiku....
Langganan:
Postingan (Atom)